Rabu, 03 Juli 2019


Asam Urat

Hallo semua,, apa kabar ??
Semoga baik-baik saja yaa
Kali ini aku mau berbagi sedikit informasi tentang Asam Urat loo.
Selamat membaca



Penyakit asam urat atau gout merupakan sejenis penyakit sendi yang terjadi akibat kadar asam urat yang terlalu tinggi dalam darah. Pada kondisi normal, asam urat larut dalam darah dan keluar melalui urine. Tetapi dalam kondisi tertentu, tubuh dapat menghasilkan asam urat dalam jumlah berlebih atau mengalami gangguan dalam membuang kelebihan asam urat, sehingga asam urat menumpuk dalam tubuh. Penumpukan asam urat akan membentuk kristal di sendi, yang dapat memicu nyeri dan pembengkakan di berbagai sendi tubuh. Meskipun umumnya terbentuk di sendi, kristal asam urat juga bisa terbentuk di ginjal dan saluran kemih. Kondisi tersebut dapat mengganggu fungsi ginjal atau menyebabkan batu saluran kemih.
Walaupun disebabkan oleh tingginya kadar asam urat dalam darah (hiperurisemia), tidak semua penderita hiperurisemia terserang penyakit asam urat. Faktanya, hanya 1/3 penderita hiperurisemia saja yang mengalami penyakit ini
Dalam beberapa kasus, penyakit asam urat tidak menunjukkan gejala apapun pada awalnya. Gejala asam urat biasanya mulai muncul ketika penderita sudah mengalami kondisi yang akut atau justru kronis.

Gejala asam urat yang paling umum antara lain adalah :
·         Nyeri sendi parah dan mendadak, yang sering pertama terjadi di pagi hari
·         Sendi bengkak dan lunak
·         Sendi kemerahan
·         Rasa panas di sekitar sendi
Gejala asam urat biasanya muncul tiba-tiba, tidak dapat diprediksi, dan sering terjadi di tengah malam. Sebagian besar gejala asam urat hanya terjadi dalam beberapa jam selama 1-2 hari. Namun pada kasus yang parah, nyeri pada sendi bisa saja terjadi dalam waktu berminggu-minggu. Jika Anda mengalami gejala ini, maka encok yang Anda miliki cukup parah.
Sementara, ada pula yang merasakan gejala encok hingga 6-12 bulan – dalam intensitas yang berbeda tiap harinya. Kondisi ini, cukup parah, dan bila Anda mengalaminya, lebih baik segera periksakan diri ke dokter.
Kemungkinan ada tanda­-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter.

Apa saja yang bisa jadi penyebab asam urat?
Jadi sebenarnya, penyebab asam urat adalah kadar asam urat itu sendiri yang terlalu banyak di dalam tubuh. Dalam keadaan normal, zat kimia ini akan dikeluarkan oleh tubuh melalui urin dan tinja.
Tetapi, pada orang yang mengalami asam urat, jumlah asam uratnya terlalu banyak dan tidak dapat diolah oleh tubuh. Pada akhirnya, zat tersebut akan membentuk kristal dan menumpuk di sekitar sendi, lalu menimbulkan peradangan.
Lalu apa yang menjadi penyebab asam urat di dalam tubuh tinggi? Penyebab asam urat terlampau tinggi adalah terlalu sering dan banyak mengonsumsi makanan yang mengandung purin. Purin adalah suatu zat kimia yang diproduksi secara alami oleh tubuh, namun terkandung juga di dalam beberapa jenis makanan.
Ketika seseorang mengonsumsi makanan yang mengandung purin, maka tubuh akan mengolahnya menjadi asam urat. Sehingga, semakin banyak makan makanan yang mengandung purin, semakin tinggi risiko Anda untuk mengalami asam urat.

 

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk terkena penyakit asam urat?

Terlalu banyak makan makanan yang mengandung purin memang bisa menjadi penyebab asam urat yang paling utama. Tapi sebenarnya ada berbagai faktor risiko lain yang dapat membuat Anda mengalami asam urat.
Apa saja faktor risiko penyakit asam urat ini?
·      Usia dan jenis kelamin
     Meski belum diketahui mengapa, namun asam urat lebih banyak dialami oleh laki-laki ketimbang perempuan. Sementara, orang yang lanjut usia juga lebih rentan terserang penyakit ini dari pada orang dewasa muda.
·    Riwayat kesehatan keluarga
   Jika Anda memiliki salah satu anggota keluarga yang memiliki asam urat, maka Anda juga berpeluang lebih besar untuk mengalami hal yang sama. Walau ini bukan penyebab asam urat yang utama, tetapi dengan mengetahui riwayat kesehatan keluarga, Anda bisa lebih waspada dengan penyakit ini.
·      Berat badan yang berlebihan
    Memiliki berat badan yang melebihi normal, dapat meningkatkan risiko terserang penyakit ini. Orang yang memiliki indeks massa tubuh yang lebih dari 25 kg/m 2 maka harus lebih waspada untuk terkena encok.
·     Mengonsumsi obat-obatan tertentu
    Beberapa jenis obat-obatan yang Anda konsumsi dapat menjadi penyebab asam urat menumpuk di dalam tubuh, contohnya:
a.        Aspirin, obat penghilang rasa sakit ini akan meningkatkan risiko asam urat bila dikonsumsi secara rutin 1-2 tablet per hari.
b.       Obat diuretik, yang biasanya digunakan untuk mengatasi penumpukan cairan di tubuh.
c.        Obat kemoterapi, yang digunakan untuk mengobati berbagai penyakit kanker.
d.       Obat yang dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh, seperti cyclosporine.
·  Riwayat kesehatan, memiliki gangguan kesehatan tertentu sebelumnya dapat meningkatkan peluang terkena asam urat. Gangguan kesehatan yang bisa meningkatkan risiko asam urat seperti
a.          Diabetes
b.          Gangguan fungsi ginjal
c.          Penyakit jantung
d.          Arterosklerosis, pembuluh darah tersumbat
e.          Penyakit infeksi
f.           Tekanan darah tinggi
·     Menerapkan pola hidup yang tidak sehat. Mengonsumsi makanan yang mengandung banyak purin, seperti daging dan seafood akan membuat gejala asam urat muncul. Selain itu, minum alkohol dalam jumlah yang berlebihan bisa menjadi penyebab asam urat melonjak.
·      Dehidrasi. Bila Anda mengalami kekurangan cairan, maka tubuh Anda akan sulit mengeluarkan zat asam tersebut melalui urin. Hal ini yang menjadi salah satu penyebab asam urat menumpuk di dalam tubuh.
·     Setelah pembedahan atau cedera. Cedera bisa menjadi penyebab asam urat karena kondisi ini menimbulkan peradangan terlebih dulu pada sendi yang kemudian akan memicu munculnya gejala asam urat yang lainnya.

Pengobatan Asam Urat  :
·         1. Pantau kadar asam urat tubuh anda
·         2.  Olahraga dengan teratur
·         3.   Jaga berat badan dengan diet yang tepat
·         4.   Perbanyak minuman air putih
·         5.   Obat asam urat dari dokter
·         6.   Mengandalkan obat alami


Okey jadi tadi sedikit tentang asam urat semoga bermanfaat bagi kita semua…….. jaga kesehatan ya

Babay, see you


















Refesensi :
Ragab, G. et. al. (2017). Gout: An Old Disease in New Perspective – A Review. J Adv Res.         8(5), pp. 495–511. 
Tausche, A. et. al. (2009). Gout—Current Diagnosis and Treatment. Dtsch Arztebl Int.     106(34-35), pp. 549–555. 
Centers for Disease Control and Prevention. (2018). Gout. 
National Institute of Arthritis and Musculoskeletal and Skin Disease (2016). Gout. 
            NIH (2017). MedlinePlus. Gout. 
Mayo Clinic (2018). Diseases & Conditions. Gout. 
Becker, M. UpToDate (2018). Patient Education: Gout (Beyond the Basics). 
Gabbey, et al. Healthline (2017). Uric Acid Test (Blood Test Analysis). 
Higuera, et al. Healthline (2017). Symptoms of Gout. 
Kinman, T. Healthline (2018). What is Gout? 
Tidy, C. Patient (2017). Gout.

14 komentar:

Asam Urat Hallo semua,, apa kabar ?? Semoga baik-baik saja yaa Kali ini aku mau berbagi sedikit informasi tentang Asam Urat loo. ...